Queen of Housewives (part 1)

00.32 Edit This 0 Comments »
Yah........
Namanya juga penggemar Yoon Sang-hyun........
Nggak afdol dunk kalo aku nggak nonton "Queen of Housewives" (QOH).
Soalnya, aku baca di internet, Sang-hyun sshi ngetop gara-gara film ini.
Jadilah aku cari serial ini di internet.
You tube, Viikii, dan lain sebagainya............

Nihil.
Nol.
Zero.

Ada sih.
Tapi, ssssssss, apa sih istilahnya.........
Itu loh, kalo dihapus sama pemiliknya........
Ah, itulah poko e...........

Aku dah desperate banget.
Nah, saat itulah temanku yang bernama Bella muncul.
Dia muncul di depanku dengan tiba-tiba.
Dia muncul di depanku sambil membawa segepok CD.

CD Compact Disc loh.
Bukan Celana Dalam.

Singkat cerita, dia ternyata jualan CD serial korea.
Eh, poko e serial-serial drama Asia.
Wah, seperti mendapat pencerahan, langsung aja deh aku pesen ke dia.
Dia bilang, aku promosi juga ke temen-temen.
Biar ngirim sekaligus n biaya transpor ga mahal.
Hahay, langsung aja kuajak temen satu kelas untuk pesen CD Korea.
Lumayan, ada sekitar 10 CD yang dipesen.
Aku sendiri pesen QOH n My Fair Lady.
Dengan hati gembira, aku menanti datangnya CD yang kupesan.

Masalahnya adalah, darimana aku mendapat uang untuk membayar semua CD itu???
Hah, apalagi, misalnya, CD yang kupesan harganya lebih dari 100ribu.
Mati aku.
Kuputar otak, kuputar otak...........
Aha! Kenapa nggak minta ortu aja?
Hmmmm.........

Agak licik sebenernya.
Aku minta ke mama duit 50ribu.
Bilangnya sih buat uang jajan.
Untung aja masih ada sisa duit 20ribu.
Jadi duit 20ribu itu kupake untuk uang jajan.
Yang 50ribu untuk bayar CD.
Cerdas bukan?
Nah, untungnya lagi, harga 2 CD beserta ongkos kirimnya adalah 47ribu.
Terima kasih, ya Tuhan!!!!

Sampai hari ini aku masih nonton yang episode 15.
Mauuuuu aja nonton yang episode 16, eh, CD-nya trouble.
Dan yang paling ngeselin, terjemahannya sebenernya kurang bagus.
Aku tau karena aku bisa sedikit mengerti bahasa Korea.
Untung aja aku ngerti.
Kalo enggak, hah, berabe.
Nonton film, apa dengerin film?

Aku menaruh perhatianku pada semua karakter yang ada di serial QOH.
Yang paling menarik tentu saja Sang-hyun sshi.
Karekter lain : bodo amat.
Nah, pasangannya dalam film ini adalah seorang karakter wanita bernama Eun So-Hyun.
So-hyun ini tipe wanita sempurna : cantik, seksi, cerdas, dan berwibawa.
Suaminya, Tae-jun (dimainkan oleh Sang-hyun sshi) sepertinya tidak suka sama So-hyun.
Kaya'nya malah benci.
Tapi lama-lama hubungan mereka baik, kug.
Bukan baik dalam arti mereka jatuh cinta.
Mereka mau cerai, eh, hubungan jadi tambah baik.

Sang-hyun sshi jatuh cinta ma wanita lain.
Sama tokoh utamanya.
Chun Ji-ai.
Males banget nggak sih?!
Padahal aku berharap Tae-jun jadi cinta na So-hyun.

Alasan?

Soal nya gini, meski keliatan cuek, Tae-jun seperti punya sedikiiiiiiiit feeling (yang dia sendiri ga sadar) ke So-hyun.
Liat aja gambar di bawah.
Screenshot-screenshot di bawah ini, tolong dilihat yang dikotaki warna hijau.
Adegan itu dua2nya menunjukkan So-hyun lagi bicara ma suami dari tokoh utama.
Namanya Ohn Dal-soo.
Si So-hyun suka ma Ohn Dal-soo ini.
Kalo gambarnya bisa lebih jelas, akan terlihat banget muka Tae-jun yang sakit hati.
Gambar Tae-jun kulingkari warna merah.


Ga tau apa karena aktingnya Sang-hyun sshi jelek ato emang karakternya Tae-jun dibuat gitu......
aku ndiri ga tau.........

(to be continued)

Yoon Sang-hyun tidak sama dengan ketua divisi itu !!!!!!!!!!!!

21.36 Edit This 0 Comments »
Teman kuliahku bertambah kejam.
Kejam dalam...........(?)

This is the story.

Aku nge fans banget sama yang namanya Yoon Sang-hyun.
Seorang oom2 (sorry Sang-hyun sshi) yang ganteng n seksi banget.
Haaaah~
Aku pertama kali tau dia di serial korea "MY FAIR LADY".
Rambutnya di cat merah........
.........poko e guanteng lah!

Nah, karena umurnya yang sudah berumur itu, semua temenku pada nggak setuju kalo aku lebih nge fans Yoon Sang-hyun daripada Jung Il-woo (tokoh sampingan).
Yeeee~
Aku lebih suka ma Yoon Sang-hyun.
Lebih 'matang'.
Hahagz.

Nah, tiba-tiba, tadi pagi (sebelum UTS Basic Nutrition), temenku yang namanya Ela (lagi2 dia) ngomong gini : "Kamu suka yang di My Fair Lady itu soalnya mirip dia ya?"
Aku : "Siapa?"
Ela : "Itu, yang tua itu loh. Yang kamu suka. Kan mirip kadiv."

Nah, bagaimana dia bisa menyamakan my very very handsome and sexy Yoon Sang-hyun dengan kakak kelas itu????!!!!!


 

Hiks, saking gantengnya Sang-hyun sshi, aku jadi terharu~~~
Y oloh~~~~

Dan sekarang dia (si kadiv) ada di lobi (tempat aku ngetik blog hari ini).
Dia mau pergi ke tempat lain, dan aku pengin dia tetep di sini !!!!!


Gila.
Gila.
Gila.
GILA !!!!!! 

Lupakan si Kadiv.
Cinta sejatiku adalah Yoon Sang-hyun!!!

Duh, aku lagi tergila-gila banget ma Sang-hyun sshi.
Aku dah selesai nonton "MY FAIR LADY".
Sekarang lagi nonton "QUEEN OF HOUSEWIVES".

SANG-HYUN SSHI, SARANG HAEYO~~~

Aku sudah gila (???)

03.44 Edit This 0 Comments »
Temen kuliahku udah gila.
Kurang ajar.
Rasanya pengin kubunuh orang-orang itu.
Masa' mereka masang2in aku ma seorang cowok (yang sebenernya lumayan) yang agak...??!!
Dia adalah, well, bisa dibilang kakak kelas.
Dia dari jurusan Gizi 2006.
Lebih tua 3 tahun dari aku.
Duh 10000x

Fisik?
Nggak tinggi2 amat.
Se aku gitu lah.........

Ceritanya aku bisa di jodoh2in ma tuh kakak kelas???

Nah, saat itu ada semacam staf kerja magang.
Maksudnya sih cuma mengenalkan macam2 organisasi gitu deh.
Poko e gitu lah.
Nah, tuh cowok adalah ketua salah satu divisi yang ada di salah satu organisasi.
Usut punya usut, dulu waktu aku OSPEK, aku pernah liat ne cowok.
Tapi aku juga inget posenya di foto dalam slide yang dia presentasikan.
Dia pake kacamata item dan tersenyum lebar pada kamera.

Nilai?
Hm, lumayan.......

Back to the story!

Saat itu aku melihat (mendengarkan) presentasinya.
Pikirku sih, ya, ne cowok lumayan juga.
Presentasinya, maksudku.
Beberapa menit kemudian, presentasi pun selesai.
Nah, trus temenku yang namanya Ela, nyolek aku dari belakang.
Dia tiba2 bilang : "Kamu naksir kak @#n^&! ya???"
Aku shock dan tidak bisa berkata-kata.

Pokoknya, guys, sejak saat itu, temen2ku ngejek2 aku bahwa aku naksir tuh kakak kelas.
Pertamanya biasa aja sih.
Tapi entah mengapa, sejak temen2ku jodoh2in aku ma cowok itu, aku sering ketemu ma dia.
Di ruang TIK lah.
Di lobi lah.
Bayangin aja, hari Sabtu, hari libur kuliah, aku ketemu dia di kampus!!!!

Mungkin semua akan lebih mudah kalo di mataku dia itu jelek.
Mungkin ga akan rumit gini kalo aku nggak terus-terusan merhatiin salah satu anggota tubuhnya (yang which is aku rahasia-in).
Mungkin aku bakal nyantai kalo rambutnya ga warna hitam sembur merah (yang mana punya kesan keren di mataku).

Ini dia penjelasannya.

Dia kan ganteng.
Sejak beberapa hari minggu yang lalu, aku mulai nggak ketemu dia lagi.
Begitu ketemu.........

BUSET!

Jantungku deg2an.


Deg2an terus.
Trus, jadi mikirin dia muluuuu.
Di kampus pengiiiiiin ketemu dia.

Dan hari ini adalah puncak dari segalanya.
Aku nge-add facebook-nya.
Pertanyaannya adalah : KENAPA AKU NGE-ADD DIA????
Jawaban : Aku pengin liat fotonya.

See? Dah mulai keliatan dimana letak kegilaanku?

Aku sekarang ini di kamar, dengan ketidakwarasanku, mencoba menerka-nerka........
.......apa mungkin aku suka sama cowok itu????

Nonsense kan??!!!!

Ya Tuhan, kalo aku jadi nggak suka sama dia, aku janji semester 1 ini IP-ku 3,6.
Oh Tuhan, tolong hamba-Mu ini supaya jangan jatuh cinta sama kakak-kelas-lumayan-ganteng itu.........

Huhuhuhuhuhuhuhu........
Jadi inget............
Tadi aku mbayangin kalo aku pacaran ma dia.........

AAAAARRRGGGGHHH!!!!!!!!!!!!!!!!

My Imagination (part 2)

08.53 Edit This 0 Comments »
Sekedar informasi aja, cowok yang ganteng (yang ada di cerita-cerita sebelumnya), ternyata udah punya pacar.
Ya iyalah, dia punya pacar.
Cowok ganteng itu, kalo ga udah punya pacar, pasti tuh cowok gay.
Hah~ Sebel~
Padahal aku udah nafsu pengin jatuh cinta lagi......
Habisnya, yang dulu aku suka (juga) punya pacar.
Trus tuh orang bener-bener serius nganggep aku temen baiknya.
Temen baik (tanpa maksud terselubung) yang bener-bener mau ndengerin semua curhatnya.

Padahal aku mau ndengerin tuh cowok curhat, karena aku pengin komunikasi ama dia.....

Seandainya dia belom punya pacar........
........ aku pasti udah PDKT ke dia sampe nenek-nenek dah!
Hah, dasar cowok koplo.
Dah tau pacarnya di luar kota.......
........masih aja dipacarin........

Guoblok!

Apa seandainya, kalo aku jatuh cinta lagi.........
...........cinta yang berikutnya bisa berhasil???
Ga tau ah.........

Entar lagi UTS, bisa-bisanya mikir hal ga penting kaya cinta......

Di kampus aku mengenal banyak cowok baru.
Maksudnya, kan daur hidupku selama 6 tahun (SMP - SMA) aku cuma ngeliat cowok ganteng yang namanya Wahyu dan Onten, dan cinta mati ama seorang penggila manga........
Selama ini aku ga pernah berhenti suka ma manga freak itu........

Sebel ngingetnya.............

Aku pengin omong2an (Face to face) ma dia.......

Seandainya dulu dia nggak mutusin kontak ma aku........
Seandainya dulu aku lebih berani mengungkapkan perasaanku.......
Seandainya aku dulu nolong dia waktu dia dihajar ma cowok-cowok sialan........
Seandainya dulu aku memberi coklat ke dia waktu valentine........
Seandainya dulu aku nembak dia.........

Heh!
Apa kalo aku melakukan itu semua, lantas sekarang dia jadi milikku??

Begitukah???

(THE END)

My Imagination (part 1)

09.05 Edit This 0 Comments »
Siapa pun sering berimajinasi.
Tentang masa depan dan masa lalu........
Pengandaian tentang segala sesuatu yang telah terjadi adalah hal yang dosa (menurutku).
Karena kita seperti telah menyalahkan takdir yang telah terjadi.
Kata-kata seperti: "Ah, seandainya dulu aku........."
Atau kata-kata: "Kalo aja aku dulu..........."
Sering kali aku mengatakan hal-hal seperti itu.
Aku sadar betul bahwa aku mengecewakan Tuhanku.
Mungkin aku telah membuat Dia sedih dengan perbuatanku ini (meski perbuatan yang lain juga bisa dikatakan dosa).
Mungkin Dia sedih karena melihat aku seperti ini.
Mungkinkah Dia menyalahkan diri-Nya sendiri?
Bahkan atas kesalahanku???

Maaf, aku cuma berandai-andai.

Tuhan, Engkau pasti tau fantasiku tentang masa depan lebih dari siapapun.
Engkau tau sedari kecil aku ingin sekali jadi dokter.
Dan Engkau tau bukan salahku, salah orangtua, salah bimbel-ku, ataupun salah-Mu aku tidak masuk Pendidikan Dokter.

Sungguh, bukan salah-Mu aku di jurusan Gizi sekarang.

Karena Engkau tau, yang aku inginkan hanyalah orangtuaku bahagia.
Mereka sepertinya senang sekali aku diterima di Gizi.
Aku nggak tau itu seneng beneran, atau hanya kulitnya yang kelihatan cerah...........
........agar aku tidak terlalu sedih karena tidak diterima di UNS..........

Sekarang aku kuliah di Universitas Brawijaya jurusan gizi kesehatan.
PSGK (Program studi gizi kesehatan) masuk dalam Fakultas kedokteran.
Setiap melafalkan "fakultas kedokteran" serasa ada yang berdesir di mulut dan hatiku.
Dari kecil aku selalu memimpikan kedokteran.
Ya....... Meski kenyataannya aku cuma bisa di Fakultas KEDOKTERAN.........
Tapi nggak jadi DOKTER............

Hahaha (garing) -_-

But hey, I have another dream.
Mengabdikan diri di rumah sakit terkenal.
Yeah........ That will be really cool, huh?
Makanya aku bertekad akan sekolah (kuliah) yang bener.
Biar bisa kerja bener pula.
Honor bener (bener2 besar) juga.

Because, You know what, indikator kesuksesanku adalah hari dimana aku, untuk yang pertama kalinya, mendapat gaji dan memberikan sepertiganya untuk orangtuaku.

After that?
Well......... I always wondering having a very handsome husband.
Semua cewek mendambakan dapet suami yang ganteng, tajir, tinggi, putih, baik, seiman, n sayang ama kita.
Ya sama ma aku lah.
Untuk seorang cewek yang ga pernah pacaran (yg mana 95% penyebabnya adalah karena aku obesitas), aku sangat mendambakan kasih sayang yang penuh.
Aku pengin kasih sayang penuh, dimana cowok itu sayang banget sama aku.
Aku pengin kasih sayang penuh, sampai2 setiap aku mengimajinasikan sosok cowok itu, aku selalu lupa untuk berimajinasi mencintai dia juga.

Yup, aku hanya ingin dicintai dengan FULL.
Tapi aku nggak mau mencintai cowok itu in return.

Aneh, ya???

(to be continued)

agama lagi = duduk di sebelah dia lagi (?)

21.47 Edit This 0 Comments »
Jadi pertanyaannya adalah: Apakah pelajaran agama yang berikutnya aku bisa duduk sebelahan ama dia lagi???
Pertanyaan ini terus menghantui selama pelajaran berlangsung.
Betapa kerasnya perasaan (nafsu) ini untuk terus duduk di dekatnya.
Padahal aku nggak punya perasaan yang, yah.........
.........sayang, cinta, atau sejenisnya..........
Sangat membingungkan bukan?
Aku yang paling mengerti perasaanku.
Aku tau apa yang sedang terjadi di dalam tubuhku terhadap anak ganteng itu.
Dan itu bukan cinta atau sejenisnya.
Perasaan ini adalah rasa suka terhadap WAJAHNYA YANG SUPER DUPER GANTENG.


Hahahahaha (garing) -_-


Pelajaran agama lagi.
Yang membuatku sebal pada pagi hari sebelum agama adalah minimnya pakaian menarik yang kupunya.
Udah gendut, pakaiannya jelek2 pula..........
Terpaksalah aku pake kaos putih (yang mana sebetulnya ke kampus ga boleh pake kaos) dan rok putih 3/4 (emang ada?).
Haaaaaah~


Sampailah aku di kampus.
Seperti biasa, aku dan teman2 memilih tempat duduk yang sama setiap agama.
Dan.......... WALAAA!
Dia udah duduk di tempat yang sama seperti hari Senin.
Persis.
Kami dipisahkan satu kursi.


Senangnya hatiku, turun panas demamku, kini aku tertawa dengan gila~~~


Ya namanya manusia, pasti tidak terlepas dari sesuatu yang disebut.........
..........GR-an..........
Yup!
"Dia duduk di sebelahku lagi? Hm2, dia sengaja duduk di sebelahku lagi? Jangan2 dia tau aku suka sama (wajah) dia? Trus dia ngasih kesempatan, gitu? Jangan2 dia suka ma aku? Lolololo, jangan2 sejak tes psikolog dia........."


Nah, parah banget, nggak tuh???


Lagi2 hari ini presentasi.
Blablabla......
Ngelirik.........
Blablabla........
Ngelirik.........
Blablabla......
Ngelirik........


Dan saat itulah dia naruh absennya di kursi yang memisahkan kami (yang mana aku juga naruh barang-barangku di situ)........
'Syuuuut'
Absennya tergelincir (merosot maksudnya.........).
Aku yang dari tadi udah ngelirik dia pasti tau dong kalo absennya tergelincir.
Lalu, karena refleks, langsung aja aku tahan absennya dengan tanganku (yang hitam dan besar).


Eh, samar-samar, kita saling senyum.
Ya, langsung dah, kumat pingin senyum-senyum terus.
Ahh, sindrom sialan!


Pelajaran pun selesai.
Aku yang udah telat masuk mata kuliah berikutnya langsung lari2.
Eh, ternyata tu cowok guanteng juga telat.
Dia n temen2nya lari2 di belakangku.


Kita papasan.
Aku berhenti bentar buat ngeliat dia lari2...........


(THE END)

deket cowok ganteng = ngidam ketawa

21.19 Edit This 0 Comments »
Jadi,teman-teman,setelah aku tau namanya,segalanya tidak menjadi lebih mudah.
Jujur ne ya,nama tu cowok guanteng bener-bener termasuk nama yang aneh.
Pikirku sih,aku jadi bisa lebih mudah mengakses namanya di facebook.
Eh,la dalah,dia ga pake nama aslinya sebagai username nya di facebook.

Ketika rasa penasaran begitu besar melanda hati,tidak terasa hari Senin tlah datang.
Which means pelajaran agama lagi.
Aku masuk ama temen-temen ku ke gedung tempat pelajaran agama.
Trus kita stopping by bentar buat liat mading di deket pintu masuk.
Judulnya nanyain kita dah senyum berapa kali ma kolega2 kita hari ini.
Karena ngerasa lucu,keluar tuh suara medhok ku.
Aku:"Hayo,sopo sing durung senyum dino iki?"
Karena temenku (yang jelas-jelas) cewek,jadinya aku ga ngerasa malu aja ngeluarin jati diriku yang asli.

PERHATIAN:Semua temenku berasal dari seluruh Indonesia. Jadi ya ga heran kadang-kadang aku harus berbahasa yang,well,gaul (sok gaul kaleeee). Jadi aku jarang ngomong pake bahasa Jawa.



Back to the story. Habis ngomong gitu aku ngusrek-ngusrek hidung dan mulutku.
Maklum,kalo sama sesama cewek,aku jadi ga tau malu.
La kok,tak dinyana-nyana,tak disangka-sangka,ada cowok yang bersandar di mading itu.
That's right gals,si Cowok Guanteng itu dari tadi ada disitu.
Aku jadi.........
Ya tau,sih,tu cowok bisa ngeliat tingkah lakuku tadi dan bisa juga nggak.
Tapi,ya...... gimana ya.......
Poko e aku jadi  mualu buanget nget nget nget.


Singkat cerita,pelajaran agama akan dimulai. 
Aku yang ga suka duduk di depan langsung rebutan ma anak-anak yang duduk di belakang.
Hum,aku mencari sosok si Cowok Ganteng.
Dia biasanya duduk di seberaaaaaang sana.


Tapi,ketika aku noleh,dia duduk di sebelahku.
So handsome,so cool,so yummy.....
HUSH10000x
Apaan sih???


Kita hanya dipisahkan satu kursi.
Dari ujung mataku,aku ngelirik tangannya.
Putih,panjang......... tangan cowok.
Ah,jadi pingin putih-putihan ama dia.
Jadi pingin tau kulit siapa yang lebih putih,aku atau dia.......
Hah.......


Trus,tu dosen dateng.
Blablablabla........
Ngelirik.
Blablablabla.........
Ngelirik.
Dia megang absen. 
Trus dia kasih absen itu ke aku.


Dengan tersenyum.


Senyumnya?


Buset.


Hah..........


Aku jadi mbayangin yang aneh-aneh.
Habis ini kita kenalan,deket,pacaran.
KAWIN.
Jadi pingin senyum2 ndiri.
Tapi bakal aneh banget kan kalo aku senyum2 ndiri?????
Jadilah kupingku puanas banget nahan senyum........


(to be continued)




pelajaran agama = ketemu dia!

07.38 Edit This 0 Comments »
Pertemuan dengan dia ga berhenti sampe di situ aja.
Selama ospek aku ketemu ma dia terus.
Kadang-kadang aku mendapat kesempatan untuk mencuri-lihat wajahnya.
Huoh~ semakin diliat... semakin ganteng...
Tapi begitu ospek selesai,aku ga ketemu ma dia lagi.
Namanya juga playgirl,jadi aku gampang lupa sama yang begituan itu.... (maksudnya begituan???)

Hari-hari kuliah pun dimulai....
Pelajaran agama ku tentu dibedakan dari temen2 yang lain.
Satu fakultas dari seluruh jurusan belajar agama pada saat yang sama.
Kita diskusi sama dosennya.........
........la kok mufakatnya kuliah masuk jam 6.30......... (mufakat apa itu???)
Mau ga mau,ya harus mau.
Daripada ga lulus gara-gara agama.......
Bayangin aja,jarak rumahku dari kampus tu 1 jam!
Pertama naek bis,trus naek mikrolet.
Itupun bis yang ga penuh baru ada jam 6.30!
Jadilah aku naek ojek,trus naek mikrolet 2 kali..... (= Rp9.500)
Dari rumah jam 5.30,gals!
Huft,tinggal itung mundur aja aku harus bangun jam berapa.....
Dan yang paling parah,mata kuliah agama ada 2 kali dalam seminggu!

Pelajaran kedua agama,aku mendapati sosok dia lagi.
Lolololo,aku pikir dia agama bareng fakultas laen (soalnya meski kita 1 fakultas,jurusan yang dia ambil gedung perkuliahannya 'share' sama fakultas laen).
Jadilah! Pelajaran hari itu adalah 'ternyata dia ganteng sekali dengan baju bebas'.
Ga peduli tu dosen ngomong apa......
Ga peduli tu dosen (kayanya) ga suka ma anak-anak dari jurusanku......
Selama ada cowok ganteng itu,apapun akan kulewati (lebay buanget sih!)
Termasuk bangun pagi.
Jika jam 4 mata ga mau mbuka,ne otak indoktrinasi aja ma wajah ganteng cowok-entah-namanya itu.
Langsung melek n semangat kuliah (ya soalnya ketemu dia;ya iyalah dia,masa' dosennya).

Kemarin,hari Minggu,fakultas ku ngadain suatu acara.
Semua jurusan diacak dan dibagi" menjadi beberapa kelompok.
Kelompokku dan kelompoknya berdekatan.
Kelompoknya ada di bagian belakang.
Jadilah selama acara itu aku noleh mulu mau ngeliatin wajahnya.
Aku yang ga tahan ngeliat cowo ganteng,mencoba memuaskan nafsuku dengan curhat ke temenku.
Namanya Mita.
Aku:"Mit,iku loh,arek sing ganteng."
Mita:"Endi?"
Aku:"Ndek mburi,sing nggawe kacamata."
Mita:(mengangguk-angguk)"Yo,Sel. Ngganteng."

Nah,setelah berbincang-bincang dengan Mita acara pun segera dimulai.
Tiba" temenku yang laen ngajak aku bicara dari jauh.
Namanya Ika.
Ika:"Kamu naksir #@%c4^4, a?"
Aku:"Hah?"
Ika:"Kata e Mita kamu naksir #@%c4^4?"
Langsung aja darah tinggiku kumat.
Y oloh,Mita... Kok bilang-bilang seh??????

Eh,tapi....
Tunggu dulu!
Aku:"Sapa namanya?"
Ika:"#@%c4^4. Dia temenku waktu SMP."
BINGO!

(to be continued)

cowok ganteng yang seiman = barang langka!

04.42 Edit This 0 Comments »
Siapa sih yang ga suka sama cowok ganteng?
Apalagi tu cowok bener-bener tipe lo (guanteng,tinggi,putih)......
N yang penting seiman,gals!
Nah,untuk hal seiman itu.... hm...... agak susah carinya......
Selama aku hidup di dunia ini,smua cowok yang aku suka beda agama ama aku.
Cinta pertama (waktu kelas 3 SMP) ga seiman......
Cinta kedua (waktu kelas 2 SMA) ga seiman lagi......
Sampai akhirnya aku menjadi seorang mahasiswa di sebuah universitas impian di fakultas impian pula......

Ne dia inti cerita kita....
Blom kuliah aja,aku udah nemuin seorang cowok ganteng yang guanteng banget.
Waktu itu aku lagi tes psikologi..... NAH! Tu cowok duduk dekat secara diagonal ma aku.....
Waktu dia noleh,kita bertatapan.....
Gila! Wajahnya ganteng,matanya teduh,kulitnya putih,rambutnya halus....
....klo tentang rambut halus tadi ngarang,ding. La aku kan ga pernah pegang rambutnya! Tapi pingin~~

Yah,lumayan,setidaknya di fakultas ini aku menemukan satu cowok ganteng.
Aku ga tau dia ini dari jurusan mana n namanya sapa.
Yang aku tau adalah dia gantengnya t.o.p deh!

Cerita selanjutnya adalah saat pra-ospek.
Teman-teman para mahasiswa baru (maba) yang seiman kumpul di suatu tempat.
Kita semua disuruh membuat lingkaran yang besar.
La kok ga disangka-sangka dia duduk tepat di depanku.
Aku yang emang dari dulu centil,bawaannya pingin ketawa~ terus....
Pasalnya,aku ga tahan kalo liat cowok ganteng.
Dan yang paling penting,aku menemukan kenyataan bahwa dia seiman....
Senangnya hatiku~~~

(to be continued)